Sepanjang tahun 2026 hingga awal 2027, Indonesia akan menjadi tuan rumah bagi berbagai agenda bergengsi, mulai dari konser musik internasional hingga turnamen olahraga kelas dunia. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa rangkaian acara ini merupakan momen tepat bagi masyarakat untuk berkeliling Nusantara sekaligus menikmati suguhan hiburan, budaya, dan pameran menarik.

Mengutip informasi resmi dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden pada Minggu (26/7/2026), Teddy mendorong masyarakat untuk memanfaatkan berbagai perhelatan nasional dan internasional yang telah dijadwalkan di banyak daerah.

Rangkaian Event Indonesia 2026–2027

  • Agustus 2026: Masyarakat dapat memeriahkan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, menyaksikan pertandingan sepak bola berskala global, menikmati festival musik, hingga mengikuti ajang lari Maybank Marathon Bali.

  • September–Desember 2026: Kemeriahan berlanjut dengan hadirnya perhelatan olahraga bergengsi seperti Jakarta Triathlon, MotoGP Mandalika, dan Borobudur Marathon. Sektor kreatif dan gaya hidup turut diperkuat oleh Indonesia Design Week, Pestapora, serta Jakarta Fashion Week, sebelum ditutup oleh festival otomotif dunia dan deretan konser musisi mancanegara di penghujung tahun.

  • Januari–Februari 2027: Daya tarik hiburan Tanah Air tetap tinggi dengan jadwal tur dunia musisi internasional, seperti BIGBANG 20/26 World Tour, ENHYPEN World Tour "Blood Saga", dan Westlife 25 Years of Hits Anniversary World Tour. Dari kancah olahraga, turnamen bulu tangkis Indonesia Masters 2027 siap menggebrak awal tahun.

Teddy menilai deretan agenda raksasa tersebut membuktikan kapasitas dan kesiapan Indonesia sebagai penyelenggara event bertaraf global. Menurutnya, dampak yang ditimbulkan tidak terbatas pada ajang kompetisi atau hiburan semata, melainkan mampu menggerakkan roda ekonomi daerah, mendongkrak sektor pariwisata, serta membuka peluang kolaborasi dan kreativitas bagi masyarakat luas.

Seskab pun mengimbau publik untuk mulai menyusun rencana perjalanan agar tidak melewatkan keseruan acara-acara tersebut. Ia menekankan bahwa Indonesia kini telah berevolusi dari sekedar lokasi penyedia panggung acara menjadi ruang pertemuan bagi prestasi, budaya, dan karya yang menginspirasi.