Cara Terbaik Dalam Menghadapi Stres

Bagaimana respons kamu saat menghadapi masalah yang membuat stres? Biasanya orang akan merespons suatu masalah dengan cara melakukan satu dari tiga hal ini yaitu disimpan, diluapkan atau diikhlaskan. Perlu kamu ketahui masing-masing respons ini memiliki dampak yang berbeda.

Dijelaskan oleh praktisi Tension & Trauma Releasing Exercise (TRE) Hindra Gunawan bahwa kebanyakan orang mungkin akan lebih memilih menyimpan stres saat menghadapi suatu masalah. Hal ini keliru karena bila dibiarkan stres akan menumpuk hingga akhirnya menyebabkan gejala fisik (psikosomatik).

Untuk sesaat respons menyimpan stres ini bisa membuat seseorang terhindar dari konflik. Namun, dalam jangka panjang akan rentan menimbulkan masalah kejiwaan.

“Ini sangat tidak sehat kita akan mengalami tension. Makanya (orang stres -red) pasti sering dipijit,” kata Hindra dilansir dari laman DetikHelath, Sabtu (3/11/2018).

Respons kedua adalah dengan meluapkan secara ekspresif stres yang dihadapi. Cara kedua ini bila tidak dilakukan dengan hati-hati akan dapat memicu konflik bahkan hingga berujung kekerasan.

“Diungkapkan, diekspresikan, dilampiaskan. Ini yang biasa membuat piring terbang atau handphone melayang. Menyelesaikan masalah? Tidak,” lanjutnya.

Hindra mengungkapkan respons terbaik dalam menghadapi masalah adalah dengan cara mengikhlaskan, cara ini paling sulit untuk dilakukan. Oleh karena itu mungkin membutuhkan bantuan dari para ahli seperti psikolog untuk mengajari cara mengikhlaskan masalah dan stres yang dihadapi.

“Cara terbaik adalah lepaskan, ikhlaskan. Ini teknik respons stres yang enak diomonginnya tapi susah di otak. Orang-orang seperti kita butuh saran karena cuma yang spiritualnya tinggi bisa melakukan ini,” pungkas Hindra.

Tulisan Terkait

Tinggalkan Komentar