Beredar unggahan di media sosial Facebook sebuah tangkapan layar yang diklaim berisi bocoran daftar pertanyaan sensus 2026. Unggahan tersebut juga berisi narasi yang mengeklaim sensus dilakukan karena pajak akan naik sebab kas negara dihabiskan untuk program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa (Kopdes), dan Sekolah Rakyat.  

Faktanya, klaim tersebut adalah tidak benar. Dilansir dari kompas.com, Badan Pusat Statistik (BPS) menegaskan, seluruh data yang dikumpulkan dalam Sensus Ekonomi 2026 hanya digunakan untuk kepentingan statistik dan dijamin kerahasiannya. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir memberikan data kepada petugas sensus. Sebab, menurutnya informasi yang dihimpun tidak akan digunakan untuk kepentingan perpajakan maupun pungutan lainnya.